ALAT PEMADAM API RINGAN ( APAR)

APAR

Apar merupakan alat pemadam apiringan yang harus dimiliki oleh setiap rumah .Karena alat ini sangat membantu pada saat terjadinya kebakaran awal atau terjadinya kerbakaran. Kadang orang tidak menggap apar, sebab kebanyakan orang tidak tahu fungsi apar tersebut.Pemerintah sudah mengeluarkan perda dan dinas pemadam melakukan sosialisa dalam pencegahan terhadap kebakaran di masyarakat. Dengan cara ini maka dapat memperkecil terjadinya kebakaran.

Untuk APAR sendiri di bagi beberapa bagian sesuai dengan jenis penyebab kebakaran/api

1. Kimia kering / Dry Chemical

Bubuk berbasis agen yang memadamkan dengan memisahkan empat bagian dari api tetrahedron. Ini mencegah reaksi kimia antara panas, bahan bakar dan oksigen dan perhentian produksi api berkesinambungan “radikal bebas”, sehingga memadamkan api. Media yang digunakan dalam APAR ini adalah partikel-partikel kimia yang mencakup sodium bikarbonat, potassium bikarbonat (purple K ), potassium klorida atau mono kromonium fosfat yang dicampur secara khusus sehingga dapat menyerap panas. Jenis ini bisa dipakai untuk kebakaran kelas A, B dan C yang tergantung dari bahan /media isi APAR.

2. Foam
Campuran busa yang dilarutkan dalam air, berfungsi sebagai penghalang tercampurnya udara dengan uap bahan bakar dengan cara membentuk lapisan film hidrokarbon pada permukaan bahan bakar untuk menekan timbulnya uap bahan bakar. Penggunaannya tergantung pada bahan yang terkandung pada alat tersebut, cuma type ini sering di gunakan untuk Kebakaran kelas D.

3. Halon
Media ini merupakan senyawa gas hidrokarbon yang salah satu atau lebih gugus hidrogennya diganti dengan atom halogen atau atom bromine. Sifatnya stabil. Cara kerja dari jenis pemadam ini adalah dengan mengikat oksigen, sehingga memutus rantai reaksi kimia pada proses pembakaran. Biasanya digunakan untuk memadamkan jenis kelas kebakaran C. Namun saat ini sudaj jarang digunakan karena mempunyai efek samping terhadap ozon.

4. Karbondioksida (CO2)

Media yang digunakan dalam APAR ini adalah gas CO2. Cara kerja dari pemadam jenis ini adalah dengan menyingkirkan oksigen dari area kebakaran dan memisahkannya dari bahan bakar, karena CO2 lebih berat dibandingkan dengan oksigen. Karena gas CO2 tersimpan dalam fasa cair dengan tekanan tinggi, maka suhunya pun sangat rendah (dibawah -78ºC), sehingga pemadamannya juga dilakukan dengan metode pendinginan. Media ini biasanya digunakan untuk jenis kebakaran kelas C, yang perlu diingat bila menggunakan APAR jenis ini adalah harus tersedianya oksigen yang cukup untuk bernafas bagi pengguna, atau dengan kata lain jangan digunakan diruangan tertutup kecuali menggunakan masker oksigen sendiri

5. AIR
APAR yang berisi air biasanya tabungnya berwarna perak. Isi apar ini adalah air murni yang disimpan dalam sebuah tabung bertekanan. Keunggulan jenis ini adalah karna Murah, tidak berbahaya, dan mudah dibersihkan. Namun untuk jenis pemadam ini biasanya digunakan hanya untuk jenis kebakaran kelas A saja.

6. Powder / Bubuk / Kelas D
Bahan powder ini khusus digunakan untuk kelas kebakaran D atau kebakaran yang melibatkan bahan dasar logam. Bahan dari powder ini mengandung garam dan natrium klorida termoplastik aditif. Plastik meleleh untuk membentuk oksigen-termasuk kerak di atas logam, dan garam menghantarkan panas.

7. Kimia basah / Wet Chemical
Wet Chemical (kalium asetat, karbonat, atau sitrat) memadamkan api dengan membentuk selimut busa sabun di atas minyak bakar dan minyak pendinginan di bawah temperatur pengapian. Umumnya kelas A dan K (F di Eropa) saja, meskipun model-model baru yang dilengkapi dengan nozel gerimis seperti yang digunakan pada unit kabut air untuk memberikan alat pemadam ini kemampuan pemadam kebakaran kelas B dan C.

KEBAKARAN

Tips Untuk Mencegah Kebakaran

Kebakaran sudah tidak asing lagi bagi kita semua, karna kebakaran tidak pernah pandang bulu bisa terjadi kapan dan dimana saja. Kebakaran seringkali menjadi momok yang menakutkan, terutama di kota-kota besar yang padat penduduk sehingga mudah adalah gejala gesekan atau kelalaian yang menyebabkan api kecil menjadi besar. Kebakaran pastinya mengakibatkan luka mendalam bagi korban yang mengalaminya karena kerugian baik secara materi bahkan sampai korban jiwa tidak sedikit. Kebakaran biasanya terjadi karena kelalaian dari manusia itu sendiri. Namun ada baiknya kita mencegah dan harus berhati-hati sedari dini.Ada beberapa persiapan atau tips untuk mencegah terjadinya kebakaran.

  1. Jika anda seorang perokok, hindari merokok pada tempat yang berpotensi menimbulkan kebakaran, seperti contoh di ruangan tamu jika duduk diatas sofa dapat mengecek kembali keadaan puntung rokok untuk memastikan sudah mati dengan benar puntung rokok tersebut.
  2. Persiapkan 1 (satu) buku kosong untuk mencatat nomer-nomer penting atau membuat tempelan kertas yang berisi nomor penting di dinding rumah atau ditempat yang terlihat didekat tempat telpon sehingga jika terjadi kebakaran anda bisa dapat menghubungi nomer tersebut untuk mendapatkan bantuan sebelum api menjadi besar, atau dapat menyimpannya pada phonebook handphone anda.
  3. Untuk bagian pada ruang dapur anda, sebaiknya anda harus teliti dan memastikan bagian kompor aman, apalagi jika menggunakan tabung gas, pastikan dalam kondisi yang tepat dan tidak bocor. Sebaiknya sediakan juga alat pemadam api ringan untuk mencegah kebakaran secara cepat, anda dapat menghubungi petugas pemadam kebakaran dengan nomer telpon 113.
  4. Jauhkan alat – alat yang dapat mengakibatkan api dari anak – anak seperti pematik atau korek api.
  5. Installasi salah satu alat untuk mencegah kebakaran seperti memasang smoke detector. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi secara cepat agar jika ada asap dan hawa panas yang diluar batas normal anda dapat mengetahuinya terlebih dahulu sebelum api membesar. Agar alat ini berfungsi secara maksimal pastikan anda mengeceknya secara rutin.
  6. Membuat rencana penyelamatan jika terjadi kebakaran anda dapat memberitahu seluruh keluarga anda langkah apa yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran. Baik itu cara menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) ataupun rute keluar dari rumah yang aman.
  7. Mengumpulkan seluruh surat – surat penting untuk disimpan pada tempat yang aman secara keseluruhan agar pada saat terjadi kebakaran dapat dengan mudah mengambil surat tersebut, contohnya : surat-surat penting dikumpulkan pada suatu wadah (koper) dan disimpan ditempat yang aman, jika terjadi kebakaran anda dapat dengan mudah mengambil koper tersebut sekali angkat sudah semua surat-surat penting terbawa atau terselamatkan.

jlo JL2images.jpg jlo kb il imagesrt

REKAYASA WEB

KONSEP REKAYASA WEB

Rekayasa web adalah proses yang diunakan untuk menciptakan aplikasi web yang berkualitas tinggi. Rekayasa web mengadaptasi rekayasa perangkat lunak dalam hal konsep dasar yang menekankan pada aktifitas teknis dan manajemen. Namun demikian adaptasi tidak secara utuh, tapi dengan perubahan dan penyesuaian. Rekayasa web gabungan antara web publishing (suatu konsep yang berasal dari printed publishing) dan aktifitas rekayasa perangkat lunak. Dikatakan demikian karena desain sebuah aplikasi web menekankan pada desain grafis, desain informasi, teori hypertext, desain sistem dan pemrograman.

KONSEP DASAR

Tak dapat dipungkiri memang, semua ini merupakan hasil dari revolusi informasi dunia internet yang sangat cepat. Sedemikian cepatnya mengakibatkan tidak semua orang dapat mengikuti perkembangan yang terjadi dengan baik.

Pertanyaan yang muncul sekarang adalah adakah sebuah sistem yang dapat mengakomodasi perkembangan informasi yang sangat cepat ini dan yang dapat memberikan keuntungan kepada pihak yang menggunakannya? Jawabannya tentu saja ada, yaitu dengan menerapkan Content Management System (CMS)

CAHAYA BISA MENGHASILKAN DAYA ANGKAT

CAHAYA BISA MENGHASILKAN DAYA ANGKAT

Cahaya difungsikan untuk menghasilkan tenaga yang sama yang membuat pesawat udara terbang.Dengan desain yang tepat, aliran seragam cahaya mendorong obyek-obyek yang sangat kecil seperti halnya pesawat terbang menaikan tubuh pesawatke udara.

Para peneliti telah lama mengetahui bawah memukul sebuah obyek dengan cahaya dapat mendorong obeyek tersebut. Itulah pemikiran dibalik layar surya, yang bermanfaat radiasi untuk tenaga pendorong di luar angkasa.

Trik baru cahaya lebih menarik dari sebuah dorongan biasa.Hal itu menciptakan tenaga yang rumit yang di sebut daya angkat, bukti ketika aliran pada satu arah menggerak suatu obyek secara tegak lurus. Foil udara atau airfoil menghasilkan daya angkat,ketika mesin memutarkan baling-baling dan menggerakan pesawt ke depan , sayap-sayapnya dimiringkan menyedabkan pesawat naik.

 

EARPHONE

EARPHONE

Earphone merupakan alat yang dapat mengubah energi listrik menjadigelombang suara. Dipakai dengan cara dipasang nya disumpalkan ke dalam telingan. Kerap kali orang bingun membedakan earphone  dengan headphone atau headset. Menurut beberapa ensoklopedi, headphone  mempunyai arti demikian dua earphone yang memiliki bando yang dikenakan di kepala, sementara headset memiliki tiga makna yaitu mikrofon pasangan dari headphone sebagai alat tambahan untuk mengunakan earphone dan pemancar di kepala.  Earphone umumnya tidak mahal dan didukung sebagai alat yang praktis, tetapi earphone tidak dilengkapi  isolasi karena tidak dapat mengirimkan tingkat dinamika yang sam a sehingga earphone lebih sering digunakan divolume suara tinggi. Hal ini dapat pula meningkatkan resiko tinggi akan bahaya pendengaran.

Earphone juga merupakan komponen telepon nirkabel yang tidak menggunakan kabel. Dan juga digunakan di protable device seperti digital audio player, handphone, dll.

Dengan adanya earphone, masyarakat lebih dapat mendengarkan suara secara bebas, dengan berapapun tingkat volumenya atau mendengarkan suara kapan saja tanpa didengar pihak lain. Dan privasi masing-masing  indivindu terjaga.

Terlalu sering menggunakan earphone akan menyebabkan kerusakan gangguan pendengaran atau penurunan fungsi pendengaran.

Semakin tinggat kemajuan teknologi berbagai macam-macam jenis earphone yang dijumpai di masyarakat, sesuai denagan kebutuhan yang ada.